KITAB AL-FADHAIL (Amalan-amalan yang Utama)
Keutamaan membaca Al-Qur'an
Pemateri : Ustadz Abu Haidar As-Sundawy
Hari/Tanggal : Minggu/ 15 Jumadil Ūla 1438 H
Tempat : Masjid Al-Furqon (Jalan Jurang)
Resume oleh : Ratna Utami Dewi - ITB 2014
***
[Ilmu Syar'i Hunter]
MUQADDIMAH
Al-Qur'an adalah Kalamullah : ucapan Allah.
Salah satu sifat Allah, kalam. Berbicara manusia berbeda dengan cara bicaranya Allah.
Allah berbicara dengan huruf, Al-Qur'an adalah kumpulan huruf.
Disampaikan oleh malaikat jibril apa adanya kepada rasulullah ﷺ atas amanah dari Allah.
Al-Qur'an dari Allah, disampaikan oleh malaikat paling terpercaya dan di titipkan kepada manusia paling terpercaya Muhammad ﷺ
__________
Keutamaan al-Quran secara keseluruhan dan khusus
Khusus misalnya,
surat paling utama; Al fatihah (ummul kitab)
Ayat paling utama : Ayat Kursi
Namun secara umum seluruhnya memiliki keutamaan yang agung
__________
KEUTAMAAN AL-QUR'AN
Pahala membaca Al-Qur'an : 1 huruf 10 pahala, 1 ayat sebanding dengan pahala berkurban 1 ekor unta yg besar, menjadi syafaat di hari akhir kelak, Quran memberi efek dahsyat pd jiwa dan raga, memberi rasa tenang, syahdu, tenang, serta dapat memberi kesembuhan bagi penyakit (disebut as-syifa)
Membaca Al-Qur'an hendaknya tidak terburu-buru (tarasul), tiap huruf dibaca jelas dan benar.
Ada ikhtilaf terkait wajibnya tajwid. Pendapat Syaikh Utsaimin tajwid tidak wajib namun merupakan ikhtiar untuk menyempurnakan dan membaguskan bacaan. Yang wajib jangan sampai melewatkan salah satu huruf atau tidak mensyidahkan syidah-syidah yg ada (tasydid) karena dapat mengubah makna.
Kaidah tajwid yang dikenal saat ini (tahsin dan takmil). Tahsin (memperbagus), Takmil (menyempurnakan) tidak wajib.
Namun panjang pendek harus benar karena termasuk menambah/mengurangi huruf, dan itu bukan pelanggaran ilmu tajwid lagi namun merupakan kekeliruan dalam membaca Al-Qur'an.
__________
Al-Qur'an diturunkan dlm 7 huruf (7 cara membaca) karena terdapat kabilah-kabilah yang memiliki lahjah (aksen, dialek) yg berbeda.
Ketika zaman Utsman dialek lebih beragam karena kekuasaan kaum muslimin semakin luas hingga Muncul dialek yang menyimpang jauh dari dialek asal. Karena timbul perselisihan Utsman membakukan dialek Al-Qur'an menggunakan dialek Quraisy yang mendominasi kala itu dan membakar Qur'an dengan dialek lainnya dengan tujuan persatuan umat muslim.
Syekh Utsaimin : "aku anjurkan khususnya diriku dan antum semua utk membaca quran. Jangan tinggalkan membaca Qur'an walau sebulan hanya 1x tamat atau 2x, 4x, atau 10x tapi jgn lebih dari itu. Dia akan menambah cahaya dlm hati mu dan menambah ketajaman hati dalam memahami ilmu.
Hadits 1 : Dari Abu Umamah رضي الله عنه, katanya: "Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
اقْرَؤُا القُرْآنَ فإِنَّهُ يَأْتي يَوْم القِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
"Bacalah olehmu semua akan al-Quran itu, sebab al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai sesuatu yang dapat memberikan syafaat – yakni pertolongan – kepada orang-orang yang membacanya." (HR. Muslim)
Perintah membaca Al-Qur'an maknanya mutlak (tidak dibatasi baik waktu, kapan, lamanya, jumlah ayat, dsb) hukumnya sunnah dibaca kapanpun, dalam keadaan apapun kecuali di waktu terlarang (di waktu yang membuat Qur'an terhinakan)
cth : di WC, di sujud dan ruku', di kajian
Kesalahan fatal dalam memahami hadits : Qur'an akan datang sebagai penolong dan akan bicara di hari kiamat, Qur'an akan berkata "Rabbi.." (dalam hadits lain) yang maknanya "wahai penciptaku" lalu mereka menyimpulkan bahwa Qur'an adalah makhluk. Imam at-tirmidzi, sebagai periwayat hadits menjelaskan bahwa yang akan berkata adalah pahala dari Qur'an bukan Al-Qur'an nya.
Kata Ibnu Abbas ra : "Semua pahala amalan bani adam akan berwujud di hari kiamat dan itulah yang ditimbang"
Kalau di alam kubur wujud amalan berupa orang, Hadits ketika Nabi ﷺ menguburkan laki-laki Anshar. Setelah menguburkan beliau memerintahkan para sahabat berlindung dari azab kubur. Lalu menceritakan proses dicabutnya nyawa oleh para malaikat maut. Ruh akan dikembalikan ke jasad di alam kubur untuk hidup lagi dibangkitkan dan ditanya.
Kalau bisa menjawab pertanyaan kubur ia akan dilapangkanlah kuburnya. Untuk orang yang shalih akan datang kepadanya seseorang yang ber-wajah tampan dengan baju yang bagus dan aroma yang yang harum. Orang itu berkata, "Berbahagialah dengan kemudahan yang diberikan kepadamu. Inilah hari yang dijanjikan kepadamu." Ia berkata kepada orang itu,"Siapa kamu? Wajahmu tampak bagus." Dijawab,"Aku amal shalihmu. Engkau selalu bersegera mentaati Allah dan enggan bermaksiat kepada-Nya. Maka Allah membalasmu dengan kebaikan."
Sebaliknya bagi orang kafir/fajir datanglah seorang yang buruk rupa dan pakaiannya. Aromanya busuk menyengat. Ia berkata,"Berbahagialah dengan kejelekanmu. Inilah hari yang dijanjikan. Engkau enggan taat kepada Allah, tetapi sangat bersemangat dalam bermaksiat, maka Allah membalasmu dengan kejelekan." Mayit itu bertanya, "Siapa dirimu? Wajahmu sangat buruk." Tamu itu berkata,"Akulah amalmu yang buruk."
Kita tinggal pilih apakah kita ingin didatangi orang baik atau buruk?
__________
FAIDAH HADITS :
1. Menjelaskan anjuran untuk membaca dan memperbanyak membaca Al-Qur'an
2. Allah Azza Wa Jalla akan menjadikan Qur'an syafaat bagi ashabul Qur'an (yang membaca + mengamalkan)
3. Adanya hari kiamat --> adanya hisab dan jaza
4. Adanya syafaat pada hari kiamat
5. Menjadi dalil tentang dilafadzkannya ucapan ketika membaca Qur'an (Iqraul Qur'an = gerakan lisan dan kedua bibir ketika melafadzkan) tidak boleh hanya dibisikan saja dalam hati.
_______________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g



Komentar
Posting Komentar