Ada Apa Dengan Riba [ Part 2 ]
Mari kita lanjutkan
ke pembahasan dalam part 2
yaitu mengenai :
Makna riba 73 pintu
rincian riba memiliki 70 pintu
mengapa ini disebut riba?
“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya) "
A. Rincian 70 pintu riba
Fatwa Syabakah Islamiyah
ketika membahas masalah pintu riba
maka dapat dinyatakan bahwa
“ Kami tidak menjumpai seorangpun ulama yang merinci apa saja pintu pintu riba “
(fatwa syabakah Islamiyah no 4471 )"
Terus. Kok bisa riba memiliki pintu yang banyak..?
1.Riba paling berat = mempermalukan kehormatan orang lain
Mengapa?
Karena riba yang makan riba mungkin saja bertaubat, tetapi orang yang mempermalukan kehormatannya dengan riba
bisa jadi orang tersebut tidak memaafkannya, menimbulkan permusuhan, sehingga bahayanya meluas, , termasuk juga membeberkan kehormatan orang lain . sedangkan orang yang makan riba. mudharatnya terbatas pada pribadinya saja
Imam ibnu baz mengatakan
“Nabi ﷺ menyebut dosa mempermalukan orang lain sebagai riba, karena bahayanya besar, menjadi sebab tersebarnya fitnah, sengketa, dan kerusakan serta permusuhan di masyarakat. Terutama ketika sudah tersebar ke orang lain “
mengapa bisa disebut dengan riba ?
karena makna riba dalam Bahasa adalah tambahan. Sehingga semua tambahan yang melebihi apa yang allah telah tetapkan kehalalannya bisa disebut dengan riba secara Bahasa
imam ibn baz menerangkan
Riba tidak hanya khusus dalam jual beli saja.
Bahkan semua tindakan maksiat dan penyimpangan, melanggar hak orang lain dengan ghibah dan aduu domba, termasuk riba.
karena di sana ada tambahan dari batas yang allah halalkan. Dia menambahi dari apa yang allah bolehkan, sehigga terjerumus ke dalam hal yang haram
B. Penggunaan istilah riba dalam hadis
Istilah riba terkadang digunakan dalam hal yang tidak ada hubungannyadengan transaksi manusia
seperti nabi ﷺ menyebut orang yang mencemarkan nama baik orang lain sebagai bentuk riba yang paling parah
Maka dapat disimpulkan, bahwa terdapat
3 makna riba secara :
1. Bahasa
2. Istilah dalam arti luas
3. Istilah dalam arti sempit
1.Riba secara Bahasa.
Riba secara Bahasa artinya tambahan. Nabi ﷺ menyebut suatu perbuatan sebagai riba, apabila mengandung makna tambahan
Diantaranya
Dari said bin zaid radhiyallahu’anhu
nabi ﷺ bersabda
Diantara bentuk riba yang paling parah adalah mempermalukan kehormatan seorang muslim tanpa hak ( HR. Abu Daud 4878 dan dishahihkan al-Albani
Maksud dari tambahan itu adalah semua bentuk tambahan yang melebihi apa yang dihalalkan allah
Imam ibn Baz menjelaskan
“Riba tidak hanya khusus dalam jual beli saja.
Bahkan semua tindakan maksiat dan penyimpangan, melanggar hak orang lain dengan ghibah dan adu domba, termasuk riba.
karena disana ada tambahan dari batas yang allah halalkan. dia menambahi dari apa yang allah bolehkan, sehingga terjerumus ke dalam hal yang diharamkan “
2.Riba secara istilah dalam makna luas
Artinya semua transaksi yang haram dan penghasilan yang haram seperti transaksi najasy atau jual beli ijon
(lihat part sebelumnya )
Seperti riwayat dari jabir menyatakan bahwa
“hasil pembodohan terhadap orang
yang tidak tahu harga adalah riba “
(HR. Baihaqi dalam al-Kubro, 5/349 )
Terkadang, ada pembeli yang menyerahkan harga kepada penjual yang kurang amanah. Akhirnya dia pasang harga tinggi atau penjual menyerahkan penentuan harganya kepada pembeli, yang disebabkan penjual tidak tahu harga sebenarnya
lalu oleh pembeli diambil dengan harga rendah
Semua keuntungan ini dinilai riba, karena termasuk hasil transaksi yang terlarang
Contoh kasus lainnya adalah menolong orang lain dengan menjadi penghubung orang yang ditolong untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
Misal,
A dan B bertetangga. A seorang pejabat pemerintah daerah dan B sedang mempunyai proyek yang membutuhkan perizinan.
Ketika henda membuka proyek
proyek tersebut diperlancar oleh A
Karena A memudahkan proyeknya si B
maka B memberikan hadiah kepada A dan A pun menerimanya. Hadiah ini termasuk pintu besar riba
Meskipun tidak ada hubungannya dengan utang atau transaksi benda ribawi, semua itu masuk dalam penghasilan yang haram. Transaksi najasy , khamr, hasil pembodohan, termasuk dalam transaksi riba
3.Riba secara istilah dalam makna sempit
Inilah riba yang diberi ancaman besa, seperti tantangan perang di mahsyar, berenang di sungai darah di alam barzakh, laknat rasulullah ﷺ, dan ancaman lainnya, yang merupakan perbuatan dosa yang lebih besar daripada berzina
Dari ka’ab al-Ahbarr, yakni
“satu dirham riba yang dimakan seseorang, sementara dia tahu itu riba yang haram, lebih berat dosanya dibandingkan 36 kali berzina (HR daruquthni 2880, Ahmad 21957 )
Incoming part 3
Riba yang halal
Beda riba dengan jual beli
Beda jual beli dengan riba
#HunterReviewBuku
____________________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
Website : hunter-unpad.blogspot.co.id
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g



Komentar
Posting Komentar