BENTENG SEORANG MUSLIM DALAM MENGHADAPI TIPU DAYA SYAITHON #2
Pemateri : Ustadz Abu Umar Indra (Hafidzahullah)
Hari/Tanggal : 8 Rabiuts Tsani 1438/7 Januari 2016
Tempat : Masjid Besar Cipaganti (Jalan R.A.A Wiranata Kusuma No.8)
Resume oleh : Moch Rizqi Hijriah (Ilmu Sejarah 2016)
***
Diantara bentuk nyata permusuhan kepada manusia :
Ada satu makhluk yang merupakan sasaran utama syaitan yaitu manusia, sejak Nabi Adam diciptakan.
1. Allah mampu membuat makhluk yang selalu taat yaitu malaikat
2. Allah mampu menciptakan makhluk yang selalu berbuat buruk yaitu syaitan
3. Allah mampu menciptakan makhluk yang terkadang berbuat baik terkadang berbuat buruk yaitu manusia.
Mengetahui bentuk permusuhannya, agar kita mampu membentengi dan terjerembak pada tipu daya syaitan.
Yaitu ada 4 Macam bentuk permusuhan secara nyata syaitan kepada Manusia :
1. Menanamkan selalu was-was
Was-was itu merupakan sebesar-besar penampakan permusuhan dari syaitan kepada manusia, yang selalu membuat ragu manusia sehingga bisa meragukan aqidah.
Rasulullah ﷺ bersabda,
Setan mendatangi seseorang diantara kalian dan membisikan kepada kalian, "siapa yang menciptakan ini", "siapa yang menciptakan itu" pada akhirnya "Siapa yang menciptakan Allah".
Maka bila telah sampai bisikannya demikian maka meminta perlindungan kepada Allah, dan membacakan "Aku beriman kepada Allah dan Rosulnya" agar bisikan itu hilang (Dilihat di Shohihul Jamii')
Setan menanamkan keragu-raguan dalam wudhu sebelum melakukan sholat, dengan membuka keran air sebesar-besarnya, dan berulang kali mengulang-ulang wudhu, lalu pada akhirnya ragu pada wudhunya. Akibatnya berdampak pada sholat yang tidak khusyu sehingga lupa rakaat.
Wasiat dari Rasulullah ﷺ, kepada Sahabat Usman Bin Abi al-Ash:
"Itulah syaitan, khandzaq (*Nama Syaitan) yaitu syaitan yang mengganggu orang sholat. Lalu mintalah perlindungan kepada Allah ﷻ, dengan membaca "Ta'awudz" dan meludah 3x ke sebelah kiri".
Allah mendengar jika kita Berlindung kepadanya, dan Allah tahu jika kita sedang diganggu oleh syaitan.
2. Menanamkan rasa takut kepada manusia
Syaitan terus menanamkan rasa takut kepada manusia, sehingga manusia enggan beriman kepada Allah.
Allah berfirman,
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْـفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَآءِ ۚ وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ۚ
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 268)
Rasulullah ﷺ bersabda,
Tidak akan berkurang harta yang dikeluarkan dengan tujuan sedekah, dengan syarat ikhlas. (HR. Muslim)
Jika engkau berperang di jalan Allah ﷻ, memberikan ketakutan-ketakutan kepada manusia. Digambarkan kematian, dan ketakutan lainnya.
Tetapi jika imannya telah tersimpan didalam dada dari buah aqidah, maka semua gambaran ketakutan itu tidak mempan lagi. Seperti para sahabat Rasulullah ﷺ.
Abu Jahal menusuk Sumayyah rodhiallohu anhadengan tombak yang ada ditangannya pada kemaluannya hingga meninggal dunia. Beliau adalah orang yang mati syahid pertama dalam Islam, beliau dibunuh sebelum hijrah, dan beliau termasuk di antara orang yang memperlihatkan keislamannya secara terang-terangan pada awal datangnya Islam.”
Siksaan dan rintangan yang dilancarkan oleh orang-orang kafir Quraisy kepada keluarga Ammar bin Yasir rodhiallohu anhu bertubi-tubi, sehingga Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam ketika melewati mereka yang sedang disiksa merasa sedih dan tidak memiliki kekuatan untuk menolongnya. Rosulullohsholallohu alaihi wasallam pun mengabarkan kepada Ammar bin Yasir rodhiallohu anhu dan keluarganya dengan bersabda:
صَبْرًا يَا آلَ يَاسِرٍ فَإِنَّ مَوْعِدَكُمُ الْجَنَّةُ
“Bersabar wahai Keluarga Yasir, sesungguhnya surga adalah tempat kembali kalian.”
Sahabat Khubaib Ibn Adi'
Khubaib ibn Adi disaksikan oleh kaum musyrikin diangkatan ke atas tiang, untuk dimutilasi dan dibunuh, tetapi sebelum itu izin sholat dulu 2 rakaat dan berdo'a "Ya Allah binasakanlah mereka satu persatu ya Allah. Khubaib ibn Adi' tidak pernah takut untuk dicincang dan dimutilasi.
Allah berfirman,
اِنَّمَا ذٰلِكُمُ الشَّيْطٰنُ يُخَوِّفُ اَوْلِيَآءَهٗ ۖ فَلَا تَخَافُوْهُمْ وَخَافُوْنِ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
"Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 175)
Jika sudah panggilan keimanan maka cukuplah "Allah sebaik-baiknya penolong" itulah seorang mukmin.
Orang yang telah diberi iman itu tidak takut, bukan lagi musuh yang dipandang, tetapi surga.
Tidak ada siksaan dunia yang berat ketimbang kenikmatan surga yang Allah janjikan.
[Hadist Qudsi]
pada hari kiamat akan didatangkan orang yang paling senang di dunia ini, tetapi memasuki neraka. Lalu dicelupkan sedikit ke dalam api neraka. Dia adalah orang yang paling senang di dunia, dan ditanya "Apakah kamu telah melihat kesenangan selama di dunia?" Maka menjawab "Tidak, aku tidak pernah melihat kesenangan".
Lalu ada orang yang paling sengsara di dunia, lalu dicelup sedikit kedalam surga. Setelah itu ditanya "Apakah kamu merasakan kesengsaraan di dunia?" Maka menjawab "Tidak, aku tidak pernah sedikitpun merasakan kesengsaraan di dunia".
Jika engkau ingin menegakkan Ammar Ma'ruf Nahi Mungkar, maka syaitan akan berdiri dan berkata "Jika engkau menegakkan ammar ma'ruf nahi munkar maka antum akan diperolok-olok manusia".
Dan sudah banyak manusia yang akhirnya terjebak dengan tipu daya syaitan, dan mengurungkan untuk ber-Ammar Ma'ruf Nahi Munkar". "Jika Ente mendakwahkan syirik, Tauhid dan sunnah maka ummat akan terpecah belah". (Ucap Syaitan)
Diantara tujuan mengutus para rosul adalah untuk mengajarkan tauhid dan menjauhkan dari kesyirikan.
Allah berfirman,
وَعَلٰمٰتٍ ؕ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُوْنَ
"dan (Dia menciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk."
(QS. An-Nahl: Ayat 16)
Para Da'i yang menyampaikan akhlak dan sholat, in syaa Allah baik. Tetapi jangan dilupakan asas dakwah para Nabi & Rosul yaitu "Dakwah Tauhid" Laa Ilaa Ha Illallah.
3. Menyemai permusuhan diantara kaum muslimin
Syaitan paling suka jika sesama muslim untuk saling bermusuhan. Yang tadinya akrab jika bertemu senyum setelah itu jadi berjauhan dan bermusuhan. Dan ini masuk melalui pintu "Mudah Tersinggung" dan syaitan akan terus berusaha agar menimbulkan permusuhan, dan itulah tipu daya syaitan. Ingin kaum muslimin terpecah belah. Hati-hati para jamaah sekalian karena syaitan itu ingin agar manusia bermusuhan, maka yang sudah kenal "Mengaji" janganlah mudah tersinggung. Dan meninggalkan dakwah ini, tidak ada apa-apanya harga diri kita dengan keberlangsungan dakwah ini.
Rasulullah ﷺ bersabda,
Sesungguhnya akhlak baik ini dapat menembus keutamaan orang yang selalu shaum sunnah dan sholat malam.
Maka dengan akhlak mulia ini bisa mempersatukan kaum muslimin dan bisa menampakkan mulianya islam.
Sehingga dari sisi pintu inilah (Mudah Tersinggung) menjadikan kaum muslimin terpecah belah
Rasullullah ﷺ bersabda,
Orang mukmin itu senantiasa mencari pembelaan-pembelaan kaum mukiminin lain
4. Memalingkan manusia, jangan sampai ingat kepada Allah ﷻ
Mengingat Allah, berdzikir kepada Allah adalah jalan atau menjalin hubungan kepada Allah ﷻ.
Karena Allah berfirman,
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْکُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
"Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 152)
***
Tetapi syaitan tidak ingin semua ini terjadi, memasang perangkap-perangkap yang dapat menjauhkan manusia kepada Allah.
Syaitan itu menjadikan keburukan-keburukan sebagai keindahan. Contohnya adalah botol-botol khamr, yang dibuat secara "Lux" dan tidak dijual dipasaran juga harganya mahal. Maka disitu digambarkan bahwa mabuk itu indah.
Lalu rokok yang digambarkan baik, sehingga akan bertahan dalam perbuatan buruknya.
Berikutnya syaitan menyibukkan manusia manusia, dengan nyanyian-nyanyian dan dendangan-dengangan atau disibukkan dengan provokasi, gossip dsb.
Sahabat Abdullah bin Mas'ud, ketika menafsirkan surat Luqman Ayat 6 tentang "Lahwal Hadist", Allah berfirman :
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّشْتَرِيْ لَهْوَ الْحَدِيْثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۖ وَّيَتَّخِذَهَا هُزُوًا ؕ اُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
"Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan."
(QS. Luqman: Ayat 6)
***
Apa itu "Lahwal Hadist"?
Sampai Abdullah Ibn Mas'ud, berkata "Demi Allah ini adalah nyanyian" sampai dengan 3x.
Maka kita harus senantiasa meminta tolong kepada Allah ﷻ, agar jika selanjutnya Allah akan membuat beban-beban ini hilang. Dan Allah akan memalingkan kita ke hal yang lebih baik. In syaa Allah seiring waktu berjalan kita dapat meninggalkannya dengan penuh keringanan jika sudah diberi
[Pintu masuknya syaitan]
1. Masuk dari pintu marah dan syahwat
2. Masuk dari pintu sikap tergesa-gesa mudah menyimpulkan dan tidak mengadakan crosscheck,
3. Terlalu kenyang,
4. Rasa Malas untuk melakukan taat dan lebih suka melakukan maksiat,
5. Syaitan masuk dari teman yang tidak shalih,
6. Pintu kebathilan, Hasad, Cinta Harta, Fanatik Golongan dan Su'udzon.
Tentu solusi dari semua itu adalah senantias berdzikir kepada Allah ﷻ, dan selalu mendawamkan istighfar dalam hati kita dan jangan lupa untuk menuntut ilmu agama.
#End
Barakallahu Fiikum
#ResumeKajian



Komentar
Posting Komentar