KAJIAN BA'DA MAGHRIB SELASA BERSAMA UST. ABU MUHAMMAD : DAKWAH TAUHID


Pemateri: Ust. Abu Muhammad (Hafidzahullah)
Tanggal : 19 Rabi’uts-Tsaniy 1438
Tempat : Masjid Agung Daarussalaam Purbalingga
Resume Oleh : Yoga Hediasa (Sastra Perancis 2016)


***
THAGHUT
Allah ﷻ mengutus semua Rasul dengan misi dakwah yang sama, meski dengan syari’at yang berbeda-beda. Apa kesamaan ajaran dari Rasul pertama sampai Rasulullah ﷺ ? Yaitu TAUHID.

Allah Ta'ala berfirman:
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ ۚ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul) (QS. An-Nahl: 36)

إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا ۚ وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌ
Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan. (QS. Fathir: 24)

Pada setiap umat, Allah ﷻ mengutus seorang rasul yang mengajak untuk beribadah kepadaNya dan menjauhi thaghut. Kita harus mengenal thaghut supaya mampu menjauhinya, bukan malah mengikutinya Lantas apa itu thaghut?
Thaghut adalah segala sesuatu yg melampaui batas (ghuluw), baik dlm hal menyembah, mengikuti maupun menaati. Contohnya seseorang yg menyembah malaikat, nabi, rasul, orang-orang shalih dsb. Ia seharusnya menyembah Dzat Maha Pemberi Nikmat yaitu Allah Ta’ala. Thaghut juga merupakan segala sesuatu yang disembah dan ia ridha akan penyembahan tersebut. Apa saja yg termasuk thaghut? Jumlah thaghut sangat banyak, namun pimpinan-pimpinannya ada lima.
Iblis laknatullah
1) Orang yang ridha dirinya disembah
2) Orang yang mengajak agar manusia menyembah dirinya
3) Orang yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib
4) Orang yang berhukum dengan selain apa yang diturunkan Allah Ta’ala

Sesuatu yang dilaknat adalah sesuatu yang jauh dari rahmat Allahﷻ. Iblis sudah jelas dilaknat Allah ﷻ sampai hari pembalasan. Sebelum ia dilaknat, ia termasuk makhluk yang taat kepada Allah ﷻ , berteman dengan malaikat. Namun saat Allah ﷻ memerintahkan iblis untuk bersujud kepada adam, ia membangkang karena merasa diciptakan dr api sedangkan nabi Adam alaihissalam  diciptakan dari tanah. Ia sombong, merasa lebih unggul dibanding Adam alaihissalam Wajib bagi kita menjauhi iblis dengan cara menghindari sifat-sifat iblis, terutama sombong. Sombong adalah tidak menerima kebenaran (al-haq) dan meremehkan orang lain. Al-haq wajib kita terima meski Allah ﷻ menyampaikannya melalui orang yang derajatnya lebih rendah dari kita. Jika kita hendak tidur, bacalah ayat kursi supaya jauh dari tipu daya syaithan. Tipu daya iblis banyak, dari hal-hal yang menyerupai agama padahal bukan (bid’ah, contohnya: baca ayat tertentu sampai ratusan kali akan mendatangkan berkah, dsb), kemaksiatan, sampai keraguan akan Islam dan keraguan akan adanya Allah ﷻ.

Orang yang mengaku-ngaku tahu hal ghaib seperti dukun juga termasuk thaghut yang wajib kita jauhi. Hakikatnya, ilmu ghaib adalah sesuatu yang tak dapat dijangkau panca indera. Misalkan kejadian di masa depan, keberadaan makhluk halus, kapan terjadinya kiamat dsb hanya Allah yg tahu. Para nabi pun hanya diberitahu oleh Allah sebagian dari hal ghaib.

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.
إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا
Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.
(QS. Al Jinn: 26-27)

Kita jangan mendekati dukun, sebab sekalipun kita tidak percaya, shalat kita takkan diterima Allah sampai 40 hari.

Berhukum harus wajib mengacu pada hukumNya, yaitu Al-Quran dan Sunnah Rasulullah ﷺ.  Jangan meletakkan akal lebih utama daripada wahyu.

Banyak praktek thaghut yang terjadi di masyarakat. Seperti meminta doa kepada para ‘wali’ yang sudah wafat, mendatangi dan mempercayai dukun, mengidolakan tokoh secara berlebihan, merendahkan diri secara berlebihan dihadapan orang lain supaya mendapat manfaat darinya, dsb. Semua itu wajib kita jauhi demi tegaknya tauhid.

#ResumeKajian #Tauhid

Komentar

Postingan Populer