UST. ABU TAKERU - "NIKAH MUDA? SIAPA TAKUT!"
Pemateri: Ustadz Abu Takeru
Hari, Tanggal: Kamis, 10 Jumadil Akhir 1438 H / 9 Maret 2017
Tempat: Masjid An Nahl Fakultas Peternakan Unpad
Resume oleh : Fira, dkk. (Unpad 2016)
***
🔹ALLAH memberi rasa cinta kepada makhluk-Nya, yg mana rasa cinta itu harus disalurkan dengan jalan yg benar.🔹
➡Sebab, dengan rasa cinta itu, banyak yg terjerumus kepada dosa syirik besar maupun kecil. Contohnya adalah lelaki dan wanita yg menjalani hubungan yg belum halal alias pacaran.
💭Ada suatu kisah nyata, seorang pemuda yg tiba-tiba merenggang nyawanya sendiri (bunuh diri). Setelah ditelusuri, ternyata pemuda itu memiliki kekasih, ditanyakanlah pada kekasihnya perihal kematian sang pemuda. Awalnya wanita itu tak mau mengaku, tetapi setelah didesak, terkuaklah bahwa penyebabnya adalah karena sepasang kekasih ini pernah membuat janji dan saling bertukar cincin. Apabila cincin tersebut hilang, nyawalah taruhannya. Dan ternyata, hal buruk itu lah yg terjadi hingga menjadi asal muasal sang pemuda bunuh diri.
****
Itulah salah satu contoh bahwa cinta apabila bercampur dengan nafsu yg tak seharusnya, hanyalah menghasilkan dusta dan kebohongan belaka.
****
Dengan cinta, seseorang bisa berbuat dosa pada dirinya sendiri maupun orang lain.
Diantara dosa yg bisa terjadi karena cinta, yaitu tidak bisa menahan perasaan itu, hingga bisa terjatuh pada syirik kecil, di saat kita lebih banyak mengingat dan menyebut nama "dia" dibanding Allah.
Dan saat ada yg lebih mendominasi hati kita dibanding Allah, itu bisa termasuk menyekutukan-Nya.
****
Maka, penting menyegerakan menikah jika sudah siap.
💭Ada kisah sepasang suami istri yg bisa hidup dengan nafkah sekitar 1,25 jt, hasil keringat mereka berdua. Dan itu cukup!
Pasangan ini awalnya berpacaran sejak SMA, namun, qadarullāh, mereka mendapat hidayah dan bertaubat, hingga setelah lulus SMA, mantaplah hati untuk langsung menikah.
****
📌Kemudian disinggung tentang salah satu asma Allah, bahwa Allah adalah At-Tawwaab. Yang Maha Penerima Taubat dan Yang Memberi Kemampuan Taubat itu sendiri.
Betapa banyak dosa yg kita lakukan gara-gara cinta. Dan perlu diingat bahwa siksaan terbesar dari suatu dosa bukanlah ditimpa musibah atau apa, melainkan...
ketika Allah cabut kemampuan untuk beramal shalih.. :')
****
[MATERI INTI]
Syarat-syarat nikah : untuk lelaki = baligh. Untuk wanita = beragama islam.
Rukun nikah:
1) Ada mempelai
2) Ada wali pihak wanita
3) Dua orang saksi yg shalih
4) Ijab Qabul
5) Mahar
~Disinggung perihal Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam yg menikahi 'Aisyah di usia belia. Ini bukanlah suatu masalah. Sebab, Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam menikahi 'Aisyah memang di usia 6 tahun, tetapi baru berkumpul saat 'Aisyah usia 9 tahun. Dan di zaman itu, hal yg demikian merupakan suatu kewajaran.
Jangan dibandingkan dengan anak-anak umur 9 tahun di Indonesia sekarang. Anak perempuan Arab kala itu sudah cukup matang di usia sekian.
💌 Lima Poin yg Perlu Diperhatikan Perihal Nikah Muda 💌
1. Ilmu yg cukup
Ketika mau menikah di usia muda, pastikan kita cukup ilmu.
Ilmu seperti apa?
Ilmu yg wajib dipelajari tak mesti semua ilmu islam hingga detail, tetapi adalah ilmu yang dengannya kita dapat melaksanakan kewajiban-kewajiban agama menjauhi segala keharaman/larangan agama.
📗Misalnya: cara shalat
Terlebih untuk lelaki, (yg kemungkinan besar akan menjadi imam shalat bila tahajud bersama, misalnya) MINIMAL bacaan Al Fatihah harus sudah dikuasai. Harus benar tajwid dan makhaarijul hurufnya.
Dan untuk wanita, bisa mempelajari ilmu perihal haid (harus bagaimana ketika dengan suami) dan hal-hal kewanitaan.
2. Lobi orang tua dengan cara yang baik.
Antara lain dengan kita selalu membuat orang tua senang dan menunjukan kalau kita mampu untuk menikah muda. Bukan dengan membentak dan memaksa-maksa.
Karena, orang tua yg melarang seorang anak nikah, pasti ada pertimbangannya. Antara lain keshalihan, usia, wajah, kekayaan, dll.
Mempertimbangkan perihal calon selain keshalihannya adalah BOLEH.
Inilah salah satu hikmah saat Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam menolak pinangan Abu Bakar dan 'Umar dan menerima lamaran 'Ali untuk Fathimah.
⛔Jangan sampai karena ingin melaksanakan sunnah, tapi tidak melaksanakan kewajiban rasul yakni berbuat baik dan berlemah lembut kepada orang tua.
3. Ikhtiar.
Di antaranya dengan berusaha mencari penghasilan.
Yakinlah dengan janji Allah.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللهِ عَوْنُهُمْ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللهِ وَالمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيدُ الأَدَاءَ وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ العَفَافَ
“Ada tiga orang yang Allah wajibkan atas diri-Nya untuk menolong mereka, Orang yang berjihad di jalan Allah, Budak yang memiliki perjanjian yang berniat memenuhi perjanjiannya, dan orang yang menikah dengan niat menjaga kesucian diri dari perzinahan.” [HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Shahihul Jami’: 3050]
Read more http://sofyanruray.info/tiga-orang-yang-pasti-ditolong-oleh-allah-subhanahu-wa-taala/
4. Hidup hemat,
Janganlah hidup berlebih-lebihan. Walimah (pesta pernikahan) tak perlu mewah-mewah. Yg penting akadnya.
~Nikah dulu tapi beda rumah (belum berkumpul, seperti nikah gantung) itu BOLEH.
Jangan pula mencicil rumah, mobil dengan cara riba. Bila belum sanggup beli, mengontrak tak masalah. Karena apabila kita mau hidup hemat, 1 jt per bulan pun insyāallāh cukup untuk hidup berdua.
5. Menundukkan pandangan
Jikalau sudah menikah, tetaplah mesti menjaga pandangan. Karena apabila sudah menikah namun masih mengumbar pandangan, ibaratnya anjing akan nampak lebih indah di banding istrinya.
Dan yg namanya maksiat, semakin dilakukan, semakin ketagihan, maka nikmatnya akan semakin sedikit.
Maka,
⛔Redamkanlah hawa nafsu dengan menjaga pandangan ⛔
****
Apabila semua poin sudah diperhatikan, maka, terus berdoalah pada Allah, agar diberikan pasangan terbaik. Dan bila belum tiba jua, tak perlu bermuram durja. Karena,
➡hidup bukan cuma tentang nikah!⬅
Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa berdoa tentang jodoh tak boleh spesifik hingga namanya. Contohnya doa yg kerap kita temui di media sosial.
"Ya Allah, apabila si Fulan adalah jodohku maka dekatkanlah. Apabila jodoh dia adalah orang lain, maka jadikan aku orang lain itu."
TIDAK BOLEH!
Berdoalah dengan kriteria umum seperti shalih, akhlaknya baik, dsb.
Diantara doa yg bisa kita dawamkan adalah doa yg terdapat dalam Al Quran;
َ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوٰجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
[QS. Al-Furqan: Ayat 74]
Wallaahua'lam.
Selesai disusun di Kab. Sumedang, Jum'at, 11 Jumadil Akhir 1438 H / 10 Maret 2017.
_______________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g
Hari, Tanggal: Kamis, 10 Jumadil Akhir 1438 H / 9 Maret 2017
Tempat: Masjid An Nahl Fakultas Peternakan Unpad
Resume oleh : Fira, dkk. (Unpad 2016)
***
🔹ALLAH memberi rasa cinta kepada makhluk-Nya, yg mana rasa cinta itu harus disalurkan dengan jalan yg benar.🔹
➡Sebab, dengan rasa cinta itu, banyak yg terjerumus kepada dosa syirik besar maupun kecil. Contohnya adalah lelaki dan wanita yg menjalani hubungan yg belum halal alias pacaran.
💭Ada suatu kisah nyata, seorang pemuda yg tiba-tiba merenggang nyawanya sendiri (bunuh diri). Setelah ditelusuri, ternyata pemuda itu memiliki kekasih, ditanyakanlah pada kekasihnya perihal kematian sang pemuda. Awalnya wanita itu tak mau mengaku, tetapi setelah didesak, terkuaklah bahwa penyebabnya adalah karena sepasang kekasih ini pernah membuat janji dan saling bertukar cincin. Apabila cincin tersebut hilang, nyawalah taruhannya. Dan ternyata, hal buruk itu lah yg terjadi hingga menjadi asal muasal sang pemuda bunuh diri.
****
Itulah salah satu contoh bahwa cinta apabila bercampur dengan nafsu yg tak seharusnya, hanyalah menghasilkan dusta dan kebohongan belaka.
****
Dengan cinta, seseorang bisa berbuat dosa pada dirinya sendiri maupun orang lain.
Diantara dosa yg bisa terjadi karena cinta, yaitu tidak bisa menahan perasaan itu, hingga bisa terjatuh pada syirik kecil, di saat kita lebih banyak mengingat dan menyebut nama "dia" dibanding Allah.
Dan saat ada yg lebih mendominasi hati kita dibanding Allah, itu bisa termasuk menyekutukan-Nya.
****
Maka, penting menyegerakan menikah jika sudah siap.
💭Ada kisah sepasang suami istri yg bisa hidup dengan nafkah sekitar 1,25 jt, hasil keringat mereka berdua. Dan itu cukup!
Pasangan ini awalnya berpacaran sejak SMA, namun, qadarullāh, mereka mendapat hidayah dan bertaubat, hingga setelah lulus SMA, mantaplah hati untuk langsung menikah.
****
📌Kemudian disinggung tentang salah satu asma Allah, bahwa Allah adalah At-Tawwaab. Yang Maha Penerima Taubat dan Yang Memberi Kemampuan Taubat itu sendiri.
Betapa banyak dosa yg kita lakukan gara-gara cinta. Dan perlu diingat bahwa siksaan terbesar dari suatu dosa bukanlah ditimpa musibah atau apa, melainkan...
ketika Allah cabut kemampuan untuk beramal shalih.. :')
****
[MATERI INTI]
Syarat-syarat nikah : untuk lelaki = baligh. Untuk wanita = beragama islam.
Rukun nikah:
1) Ada mempelai
2) Ada wali pihak wanita
3) Dua orang saksi yg shalih
4) Ijab Qabul
5) Mahar
~Disinggung perihal Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam yg menikahi 'Aisyah di usia belia. Ini bukanlah suatu masalah. Sebab, Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam menikahi 'Aisyah memang di usia 6 tahun, tetapi baru berkumpul saat 'Aisyah usia 9 tahun. Dan di zaman itu, hal yg demikian merupakan suatu kewajaran.
Jangan dibandingkan dengan anak-anak umur 9 tahun di Indonesia sekarang. Anak perempuan Arab kala itu sudah cukup matang di usia sekian.
💌 Lima Poin yg Perlu Diperhatikan Perihal Nikah Muda 💌
1. Ilmu yg cukup
Ketika mau menikah di usia muda, pastikan kita cukup ilmu.
Ilmu seperti apa?
Ilmu yg wajib dipelajari tak mesti semua ilmu islam hingga detail, tetapi adalah ilmu yang dengannya kita dapat melaksanakan kewajiban-kewajiban agama menjauhi segala keharaman/larangan agama.
📗Misalnya: cara shalat
Terlebih untuk lelaki, (yg kemungkinan besar akan menjadi imam shalat bila tahajud bersama, misalnya) MINIMAL bacaan Al Fatihah harus sudah dikuasai. Harus benar tajwid dan makhaarijul hurufnya.
Dan untuk wanita, bisa mempelajari ilmu perihal haid (harus bagaimana ketika dengan suami) dan hal-hal kewanitaan.
2. Lobi orang tua dengan cara yang baik.
Antara lain dengan kita selalu membuat orang tua senang dan menunjukan kalau kita mampu untuk menikah muda. Bukan dengan membentak dan memaksa-maksa.
Karena, orang tua yg melarang seorang anak nikah, pasti ada pertimbangannya. Antara lain keshalihan, usia, wajah, kekayaan, dll.
Mempertimbangkan perihal calon selain keshalihannya adalah BOLEH.
Inilah salah satu hikmah saat Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam menolak pinangan Abu Bakar dan 'Umar dan menerima lamaran 'Ali untuk Fathimah.
⛔Jangan sampai karena ingin melaksanakan sunnah, tapi tidak melaksanakan kewajiban rasul yakni berbuat baik dan berlemah lembut kepada orang tua.
3. Ikhtiar.
Di antaranya dengan berusaha mencari penghasilan.
Yakinlah dengan janji Allah.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللهِ عَوْنُهُمْ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللهِ وَالمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيدُ الأَدَاءَ وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ العَفَافَ
“Ada tiga orang yang Allah wajibkan atas diri-Nya untuk menolong mereka, Orang yang berjihad di jalan Allah, Budak yang memiliki perjanjian yang berniat memenuhi perjanjiannya, dan orang yang menikah dengan niat menjaga kesucian diri dari perzinahan.” [HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Shahihul Jami’: 3050]
Read more http://sofyanruray.info/tiga-orang-yang-pasti-ditolong-oleh-allah-subhanahu-wa-taala/
4. Hidup hemat,
Janganlah hidup berlebih-lebihan. Walimah (pesta pernikahan) tak perlu mewah-mewah. Yg penting akadnya.
~Nikah dulu tapi beda rumah (belum berkumpul, seperti nikah gantung) itu BOLEH.
Jangan pula mencicil rumah, mobil dengan cara riba. Bila belum sanggup beli, mengontrak tak masalah. Karena apabila kita mau hidup hemat, 1 jt per bulan pun insyāallāh cukup untuk hidup berdua.
5. Menundukkan pandangan
Jikalau sudah menikah, tetaplah mesti menjaga pandangan. Karena apabila sudah menikah namun masih mengumbar pandangan, ibaratnya anjing akan nampak lebih indah di banding istrinya.
Dan yg namanya maksiat, semakin dilakukan, semakin ketagihan, maka nikmatnya akan semakin sedikit.
Maka,
⛔Redamkanlah hawa nafsu dengan menjaga pandangan ⛔
****
Apabila semua poin sudah diperhatikan, maka, terus berdoalah pada Allah, agar diberikan pasangan terbaik. Dan bila belum tiba jua, tak perlu bermuram durja. Karena,
➡hidup bukan cuma tentang nikah!⬅
Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa berdoa tentang jodoh tak boleh spesifik hingga namanya. Contohnya doa yg kerap kita temui di media sosial.
"Ya Allah, apabila si Fulan adalah jodohku maka dekatkanlah. Apabila jodoh dia adalah orang lain, maka jadikan aku orang lain itu."
TIDAK BOLEH!
Berdoalah dengan kriteria umum seperti shalih, akhlaknya baik, dsb.
Diantara doa yg bisa kita dawamkan adalah doa yg terdapat dalam Al Quran;
َ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوٰجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
[QS. Al-Furqan: Ayat 74]
Wallaahua'lam.
Selesai disusun di Kab. Sumedang, Jum'at, 11 Jumadil Akhir 1438 H / 10 Maret 2017.
_______________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g



Komentar
Posting Komentar