UST. ISKANDAR DINATA - SYARAH MASA'IL JAHILIYYAH

SYARAH MASA'IL JAHILIYYAH,
Pemateri : Ustadz Iskandar Dinata, Lc. (hafizhahullāh)
Hari/Tanggal : AHAD,  1 Jumaddil Awwal 1438 H. / 29 Januari 2017 M.
Tempat : Masjid Al Furqan, Jalan Jurang, Gang Masjid Al Furqan (Cipaganti – Bandung)
Resume oleh :
- Yudhistira (Teknik Geologi 2016)
- Auliviér (Kimia 2016)



***

[MASALAH JAHILIYYAH KE-109]


Para ulama mengajarkan kepada kita kebiasaan-kebiasaan jahiliyyah untuk dihindari.

109. Mendustakan terhadap sebagian apa yang diberitakan oleh para Rasul tentang hari akhir.

Mereka mempercayai sebagian tentang hari akhir dan mengingkari sebagian. Mengingkari sebagian tentang hari akhir sama dengan mengingkari seluruh hari akhir.

Macam-macam orang jahilyyah :

1. Orang-orang jahiliyyah yang khufur terhadap hari akhir secara keseluruhan.

Q.S. Al an am : 29

وَقَالُوٓا۟ إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ ﴿٢٩﴾

"Dan tentu mereka akan mengatakan (pula): "Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia ini saja, dan kita sekali-sekali tidak akan dibangkitkan"."

2. Orang-orang jahilyyah yang beriman kepada hari akhir (ahlul kitab & nasrani) akan tetapi mereka mengingkari sebagian perkara yang akan terjadi di hari akhir.
Contoh :
1. Mengingkari adanya hisab
2. Mengingkari surga dan neraka

Maka orang yang mengingkari sebagian hari akhir, seperti orang yang mengingkari keseleruhan kepada hari akhir. Karena orang ini mengimani sebagian kitab dan mengingkari sebagian kitab. Kita harus mengimani seluruh kitab. Pengingkaran terhadap sebagian kitab akan menggurkan keimanan terhadap sebagian kitab

   [1]. Al Kahfi : 103-105

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُم بِٱلْأَخْسَرِينَ أَعْمَٰلًا ﴿١٠٣﴾

"Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?" (18:103)

ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا ﴿١٠٤﴾

"Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya."(Q.S.18:104)

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمْ وَلِقَآئِهِۦ فَحَبِطَتْ أَعْمَٰلُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ وَزْنًا ﴿١٠٥﴾

"Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat."
(Q.S.18:105)

Yang diingkari dalam ayat ini adalah pertemuan dengan Allah subhanahu wa taalla. Mereka percaya kebangkitan ada, tetapi tidak percaya akan bertemu Allah untuk di hitung amalan nya. Menggugurkan keimanan mereka tentang adanya kebangkitan.

  [2]. Q.S. Al Fatihah : 4

مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ ﴿٤﴾

  [3]. Q.S. Al-Baqarah 254

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَٰعَةٌ ۗ وَٱلْكَٰفِرُونَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ ﴿٢٥٤﴾

"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim."

Pada hari akhir :
{1}. Tidak ada jual beli
{2}. Tidak ada teman dekat
{3}. Tidak ada yang memberikan syafaat.
                         ***
  [4]. Q.S. Az-zukhruf : 86

وَلَا يَمْلِكُ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِ ٱلشَّفَٰعَةَ إِلَّا مَن شَهِدَ بِٱلْحَقِّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ ﴿٨٦﴾

"Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafa'at; akan tetapi (orang yang dapat memberi syafa'at ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya)."

3 kelompok manusia
1. Manusia yang menetapkan syafaat secara mutlak.
Orang yang memiliki keyakinan seperti ini sama dengan mengingkari hari kiamat.
2. Manusia yang mengingkari syafaat secara mutlak
Pengingkaran syafaat secara mutlak berarti mengingkari tentang hari akhir.
3. Manusia yang berada di pertengahan ( Ahlus sunnah wal Jam'ah)
Mempercayai adanya 2 syafaat

Pembelajaran dari perilaku jahiliyyah ke 109
1. Pengingkaran terhadap sebagian kebenaran adalah sama dengan pengingkaran kebenaran secara keseluruhan.
2. Kewajiban untuk mengimani seluruh yang diberitakan oleh Allah dan Rasulnya yang berkaitan dengan hari akhir.

Syaikh utsaimin mengatakan pokok keimanan kepada hari akhir ada 3 :
1. Beriman kepada adanya kebangkitan
2. Beriman kepada adanya pembalasan dan penghitungan amal
3. Beriman terhadap adanya surga dan neraka

[KEBIASAAN JAHILIYYAH KE 110]

110. Membunuh orang-orang yang menyeru kepada keadilan. Mendzolimi orang yang mencari keadilan.

Seadil-adilnya manusia adalah nabi dan rasul. Diantara perbuatan yahudi yang sangat jelek adalah membunuh para nabi dan membunuh orang orang yang mengajak kedalam keadilan dan membunuh orang orang yang menyerukan kepada manusia untuk bertauhid kepada Allah.

Q.S. Al-Imran : 21

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلنَّبِيِّۦنَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ ٱلَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِٱلْقِسْطِ مِنَ ٱلنَّاسِ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٢١﴾

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memamg tak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih."

Pembelajaran dari perilaku jahiliyyah ke 110 :

Larangan berbuat dzolim dalam segala bentuknya terhadap orang orang yang menyeru kepada keadilan dan orang orang yang mengikuti sunnah nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

[KEBIASAAN JAHILIYYAH KE 111]


111. Beriman kepada al jibtu dan thaghut

Al Jibtu adalah sihir atau syaithan. Thaghut adalah orang yang melampaui batasan-batasan Allah ta'alla.

Q.S. An-Nisa : 51

أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ نَصِيبًا مِّنَ ٱلْكِتَٰبِ يُؤْمِنُونَ بِٱلْجِبْتِ وَٱلطَّٰغُوتِ وَيَقُولُونَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا۟ هَٰٓؤُلَآءِ أَهْدَىٰ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ سَبِيلًا ﴿٥١﴾

"Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman."


Ayat diatas turun karena orang-orang Yahudi ketika Rasul hijrah ke Madinah dan mengadakan perjanjian dengan mereka, untuk melindungi Madinah. Orang Yahudi mmenyetujuinya. Namun mereka merasa sempit, dan terpojokkan. Mereka tak senang dengan kemajuan Islam, sehingga mereka bertemu musyrikin Quraisy untuk memerangi Rasulullah ﷺ. Namun mereka mempertanyakan kitab agama Yahudi, apakah kitab tersebut menyatakan  yang benar itu Rasulullah ﷺ ataukah para kafir Quraisy. Setelah kafir Quraisy menjelaskan kebaikan-kebaikan mereka dan memberitahukan kejelekan Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menurut pandangan mereka, akhirnya kaum Yahudi ini beriman pada perkataan kaum Quraisy.

Orang-orang Yahudi ini tahu bahwa Rasulullah tak begitu, karena mereka mengetahuinya melalui kitab yang diturunkan kepada mereka. Adapun pertanyaan pada kaum Quraisy ini hanyalah basa-basi saja agar mereka dapat bekerja sama.

Bahwa orang orang yahudi yang tinggal di madinah ketika nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hijrah kepada madinah dan mengadakan perjanjian dengan mereka agar tidak memerangi islam dan menjaga madinah agar tidak ada yang menyerang madinah.

Membenarkan secara lahiriyah tanpa adanya paksaan, sama dengan melakukan ke khufuran.

Syaikh Sholeh Fauzan menjelaskan orang-orang Yahudi ini beriman kepada Al-Jibt serta Thaghut walaupun mereka menyetujui secara lahiriyah saja dan berkata dengan lisannya tanpa unsur paksaan. Mereka menyetujui dengan mereka, sama saja mereka mengimani dengan hatinya bahwa tuhan yang benar itu adalah tuhan-tuhan orang Quraisy.

Pembelajaran dari perilaku jahiliyyah ke 111 :
1. Menyepakati atau menyetujui kebathilan orang kafir secara lahiriyah walaupun tidak dengan batin nya dalam keadaan tanpa paksaan maka ini termasuk ke khufuran.
Nabi shallalahu 'alahi wa sallam mengatakan,
Dan tidaklah manusia merangkak diatas jidatnya di jahanam nanti disebabkan perkataan nya.

2. Bahwa kekufuran itu mencakup amalan lahir sebagaimana mencakup amalan batin.

#ResumeKajian
_______________
©Hunter Unpad 2017
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g

Komentar

Postingan Populer