UST. SYAFIQ RIZA BASALAMAH - KAJIAN KITAB FIQIH SIRAH NABAWIYAH


Hari/Tanggal : Rabu, 11 Jumadil Ūla 1438 H / Rabu, 8 Februari 2017
Tempat : Kediaman Ummu Nadhea Yana (Jl. Mesjid 4 No. 7 RT.02/11 Kelurahan Bidara Cina)
Pemateri : Ustadz DR. Syafiq Riza Basalamah, Lc., M.A. Hafidzahullah
Resume Oleh : Ratna Utami Dewi (ITB 2014)

***

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللهَ وَالْيَوْمَ اْلآخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيْرًا

"Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah." [Al-Ahzab: 21]

A. Silsilah Nasab Nabi ﷺ

Peranan Nasab sangat penting dlm perjalanan dakwah ﷺ

Orang Quraisy adalah satu kabilah, yang nasabnya bersambung dengan Nabi ﷺ (baik musuh maupun sahabat beliau). Dengan memahami nasab Nabi ﷺ, kita perlu juga mengenal nasab diri kita sendiri, karena ada hubungannya dengan menyambung tali silaturahim

Rasulullah ﷺ bersabda :

تعلموا من أنسابكم ما تصلون به أرحامكم فإن صلة الرحم محبة في الأهل ومثراة في المال ومنساة في الأثر

"Pelajarilah dari nasab-nasab keturunan kalian apa yang membuat kalian bisa menyambung tali silaturahmi; karena silaturahmi dapat menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, melapangkan harta, dan memanjangkan umur." (HR. Tirmidzi dengan sanad yang jayyid)

Dia adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin 'Adznan.

Quraisy adalah gelar untuk Fihr bin malik (ada juga yang menyebutkan Qushai bin kilab), yang merupakan kabilah yang terkenal di mekkah dan disegani sebagai pelindung, perawat dan penjaga baitullah di mekkah.

Nasab Nabi ﷺ sampai ke Adznan adalah shahih, adapun nasab dari Adznan sampai Ibrahim Alaihi Salam ada perbedaan antar ulama dalam menetapkan. Tapi jelas, Adznan merupakan cucu Ismail Alaihi Salam, putera Ibrahim Alaihi Salam,

Anak dari Nabi Ibrahim adalah Ishaq dan Ismail. Dari ishaq semua Nabi keturunan bani israil : Nabi yakub, yusuf, ayub, musa, harun, zuklifli, yunus, ilyas, ilyasa, daud, sulaiman, zakaria, yahya, isa Alaihi Salam.

yang dari keturunan nabi ismail hanya 1, Nabi kita Muhammad ﷺ. Sehingga nasab beliau bersambung dengan Nabi Ibrahim Alaihi Salam.

1. Kakek Nabi ﷺ

a) Qushai bin Kilab, kakek nabi yang ke 5 : menyatukan dan mengembalikan penguasaan Masjidil haram kepada Quraisy. Beliau memiliki kedudukan tinggi dalam kabilah Quraisy, hingga Quraisy pernah berkata kepada Rasulullah ﷺ :

"Bangkitkan kembali Qushai dari kuburannya, karena dia adalah tokoh yang jujur dan selalu benar, kalau dia bersaksi atas kebenaran yang kamu bawa, maka kami akan menjadi pengikutmu"

b) Setelah Qushai wafat di gantikan oleh 4 orang anaknya, yang paling terkenal adalah Abdul Manaf yang mengurusi jamuan dan memberi minum bagi jamaah haji, setiap bulannya ia menarik sumbangan dari kabilah-kabilah karena pada zaman itu Air Zam-zam belum muncul (sedang menghilang) sehingga makanan dan minuman harus dibeli dari luar.

c) Abdul Manaf meninggal, kemudian dilanjutkan oleh anaknya Hasyim yang memiliki nama asli Amr, disebut Hasyim karena dia menghancurkan roti untuk dibuat makanan para jamaah haji

d) Kemudian dilanjutkan Abdul muthalib, dimasa ini tergali kembali sumur zam-zam, disebutkan bahwa ia bermimpi 3x untuk menggali air zam-zam. Ketika itu orang kafir datang dan meminta hak mereka atas sumur tersebut. Abdul muthalib pun bernazar, akan menyembelih 1 orang anaknya untuk Allah ﷻ bila diberi 10 orang anak. Ketika ia hendak menyempurnakan nazarnya, ternyata setelah di lotre nama yang keluar adalah nama Abdullah, kemudian di lotre kembali, namun hasilnya tetap sama. Orang-orang berpendapat untuk tidak melakukan sembelihan  karena khawatir orang-orang sesudahnya akan mengikutinya. Akhirnya ia melotre nama Abdullah dengan 10 ekor unta, 20, 30, begitu seterusnya hingga 100 ekor unta, baru nama Abdullah tidak keluar lagi.

Berkata Abu Sufyan saat masih kafir : "Dia (Muhammad) memiliki silsilah garis keturunan yang mulia diantara kami"

Tidak ada 1 pun orang kafir quraisy yang berusaha meragukan dakwah Nabi ﷺ dengan cara mencemooh nasab beliau, karena orang-orang Arab hafal dengan nasab nya.

Hikmah Rasulullah ﷺ memiliki Nasab yang terhormat :

1. Rasulullah ﷺ mengajak pada persamaan derajat, artinya beliau tidak sedang mencari persamaan untuk dirinya (karena nasab beliau sudah mulia) yang ada beliau sedang menurunkan nasabnya hingga sama dengan nasab bilal bin rabbah (seorang budak).

2. orang-orang arab yang mengenal nasab dan otentisitasnya seharus nya tidak ada keberatan bagi mereka untuk bergabung dengan Rasulullah ﷺ karena nasab Rasul ﷺ lebih tinggi. Bisa dibayangkan apabila seorang budak lah yang diutus sebagai Rasul.

3. Kabilah beliau membela beliau dalam kondisi sebagian dari mereka masih kafir. Bahkan ketika ada rencana pembunuhan Rasulullah ﷺ, bani hasyim berkumpul untuk bermusyawarah bagaimana cara melindungi Nabi, dengan kondisi disana terdapat orang kafir dan orang muslim. Selanjutnya penjagaan Abu Thalib, orang-orang Quraisy tidak berani untuk menyakiti nabi karena segan dengan abu thalib. Bahkan mereka terkadang datang ke Abu Thalib dengan memohon agar Rasulullah ﷺ menghentikan dakwahnya.

B. Peristiwa gajah

Al ka'bah sudah ditinggikan bangunannya dimasa nabi ibrahim Alaihi Salam, yang kemudian turun-temurun orang-orang memuliakan ka'bah. Disatu masa tatkala kekuatan asing berusaha masuk ke madinah. Saat itu yaman dibawah kekuasaan habasyah, perbatasan irak dibawah kekuatan persia, namun di tengah Arab belum ada penguasa, yang ada hanya kabilah-kabilah yang senatiasa berperang satu sama lain untuk alasan yang remeh.

Abrahah, wakil raja habasyah membangun gereja yang besar dan mewah bernama Al-Qulais setelah menyaksikan orang berbondong-bondong ke Makkah untuk mengalihkan tujuan orang Arab yang berhaji. Seorang laki-laki dari bani kinanah mendengar hal ini dan melakukan perjalanan ke Yaman untuk melumuri dinding-dinding gereja tersebut dengan kotoran.

Marah akan hal ini, Abrahah menyiapkan 60.000 orang dengan beberapa gajah sebagai pasukannya dan berhenti di Al-Maghmas. Disana mereka menggiring harta orang Quraisy yang lewat, diantaranya 200 ekor unta milik Abdul Muthalib. Abdul Muthalib datang menemui Abrahah dan dimuliakan olehnya karena beliau adalah salah satu tokoh di Quraisy. Namun rasa segan Abrahah menjadi hilang ketika Abdul Muthalib meminta unta-untanya dan tidak membicarakan mengenai Ka'bah yang merupakan simbol agama nya, padahal maksud kedatangan Abrahah adalah untuk menghancurkannya.

Abdul Muthalib berkata : "Saya adalah pemilik unta-unta itu. Adapun Ka'bah, maka PemilikNya lah yang menjaganya"

Setelah melanjutkan perjalanan, gajah terbesar yang dibawa untuk menghancurkan kabah tiba-tiba duduk dan tidak mau memasuki kota mekkah, walau sudah dipecut ia tetap tidak mau berjalan. Hingga akhinya Allah kirim burung ababil yang masing-masingnya membawa 3 batu panas (1 di paruh dan 2 di kaki) yang dilemparkan dan membuat semua yang terkena batu itu binasa.


Hikmah dari peristiwa gajah :

1. Mengangkat kedudukan kabilah quraisy sebagai penjaga Ka'bah. Sepanjang peralanan dr yaman menuju makkah (hampir 2000 km) setiap melewati kabilah ditundukan dan ditawan oleh Abrahah terus sampai di makkah. di makkah abrahah kalah. dalam artian kedudukan quraisy berbeda dengan semua kabilah yang di lewati Abrahah sehingga kabilah lain akan mengikuti Quraisy lagi.

2. Seorang Arab dari kabilah kinan yang melakukan perjalanan jauh untuk menjaga kehormatan ka'bah. ini sebagai pengingat kia bahwa kita mesti berjalan, berjuang, dan berkorban demi dakwah Islam ini.

3. Kondisi Arab yang terbagi-bagi menjadi kelompok

Jazirah arab terbagi menjadi kelompok-kelompok, ada yang tunduk pada raja habasyah, yaman menjadi rebutan nasarah dan majusi, di daerah irak mereka tunduk pada majusi-persia adapun yang di syam mereka tunduk pada orang romawi. sedangkan tengah2 jazirah arab selamat dari penjajahan. Kondisi jazirah arab berpecah belah dan hanya memikirkan maslahat masing-masing, mereka lemah hingga diduduki oleh majusi dan nasarah. Bangsa Arab kuat karena islam datang mengumpulkan mereka.

4. Sikap Abdul Muthalib

Orang musyrik yakin denga tauhid rububiyah tapi mereka menyembah selain Allah Ta'ala. Mereka yakin dgn kekuatan Allah Ta'ala, dan bila dalam keadaan sulit mereka minta pertolongan pada Allah Ta'ala. Ini adalah  pelajaran untuk orang islam, untuk lebih bertawakal kepada Allah.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang yang beriman! Jika kalian menolong Allah niscaya Dia menolong kalian dan meneguhkan telapak kaki kalian [Muhammad : 7]

5. Ucapan abdul muthalib ttg ka'bah memiliki pelindung bukan semata karena berlepas tangan dari tanggung jawab, namun justru sebagai peringatan kepada Abrahah. bahwa Abrahah bukan memerangi penduduk Mekkah melainkan memerangi Allah. Padahal Abdul Muthalib adalah orang musyrik namun ia yakin pertolongan Allah akan datang

6. pelajaran bagi org yang mau melakukan perlawanan terhadap tanah yang disucikan Allah. kemarin empat ada peristiwa rudal iran diarahkan ke kabah. dulu allah jaga, ada 360 patung. bagaimana skrg sedangkan org2 yang tawaf adalh org beriman? mereka akan mendapatkan azabNya

7. Allah mengancam org yag mengucurkan darah org beriman dgn sngaja, ketika kia lihat allah enjaga kabah, maka sesungguhnya kehormatan seorang muslim lebih dari pda ka'bah

Ucapan Ibnu Umar sambil memandang Ka'bah

"alangkah agungnya kehormatanmu dan alangkah agungnya keharamanmu (kesucianmu), tetapi kehormatan dan harga diri sorang muslim lebih besar di sisi Allah daripada kamu"

8. Allah menjaga khusus rumahnya

9. kabilah yang telah diberi pertolongan oleh Allah, kemudian Allah utus Nabi dari kabilah yang sama.
10.  Abrahah tidak berhasil menghancurkan Ka'bah di zaman dulu, tetapi ternyata di akhir zaman nanti kabah akan hancur, yang menghancurkan nya adalah orang habasyah. Allah menjaga kabah waktu itu karena akan lahir seorang nabi. tapi nanti ketika orang2 tdk lagi memprhatikan hak-hak allah, mereka menghinakan serta menyepelekan kehormatan ka'bah dengan melakukan kemaksiatan. maka kabah akan hancur, batu demi batu akan dibongkar satu persatu hingga rata dengan tanah. ini adalah perngatan bagi kita utk tidak melakukan dosa khususnya di masjidil haram.

Komentar

Postingan Populer