UST. YAHYA ABDUL AZIZ - KAJIAN AL USHUL ATS TSALATSAH #2
Pemateri: Ustadz Yahya Abdul Aziz
Tanggal: Selasa 24 Jumadil Awal 1438 / 21 Februari 2017
Pukul 16.30- 17.30
Tempat: Masjid Al-Huda (Samping RM Suharti) Jalan Raya Jatinangor dekat kampus Unpad
Resume oleh : Fira P. Nur'aini & Syahidatul Wafa' (Unpad 2016)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✨MA'RIFATULLAH✨
Apabila ditanya, "Siapakah Tuhanmu?" Maka katakanlah: "Tuhanku adalah Allah yg telah memelihara diriku dan memelihara semesta alam ini dengan segala nikmat yang dikaruniakan-Nya. Dan Dialah sembahanku, tiada bagiku sesembahan yg haq selain Dia."
***
Banyak orang yg salah dalam mengenal Allah, hingga akhirnya terjatuh pada kesalahan dalam peribadatan. Karena, ma'rifatullah (mengenal Allah) itu harus melalui teori yg benar, yakni melalui ayat-ayat-Nya.
Ya. Ketika kita ingin mengenal Allah maka kenalilah Dia dari ayat-ayatNya.
***
DALAM SURAH AL FATIHAH
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعٰلَمِينَ
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
الْحَمْدُ
↪Al hamdu adalah pujian kepada Allah. Yg menyebabkan pujian bagi Allah adalah nikmat lahiriyah dan bathiniyah yg tak henti-hentinya kita rasakan.
***
PERBEDAAN ALHAMDU ( الْحَمْدُ) DENGAN ASYSYUKR ( الشُّكْر )
🔸Al hamdu sendiri merupakan pujian sebagai timbal balik dari nikmat dan musibah. Mengapa saat mendapat musibah kita mengucapkan pujian? Karena, dengan adanya musibah akan meninggikan derajat dan menghapus dosa. Bukankah kita harus bersyukur atas itu?
Alhamdu juga merupakan kalimat yang senantiasa kita ucap di lisan.
🔹Asy syukr adalah respon ketika mendapat nikmat. Syukur ini harus meliputu hati, lisan dan anggota badan.
Ketika seorang diberi kebaikan oleh orang lain, hendaknya mengucapkan asykuruka syukron atau jazaakallaahu khayran (lisan), mengakui kebaikan orang tersebut (hati) dan mungkin juga melakukan perbuatan seperti menyalami tangannya, tersenyum, dsb atas kebaikannya. Itu bila kita berterima kasih kepada sesama manusia. Apalagi kepada Allah..
***
Ayat yg seperti ini (Al Fatihah) cukup banyak, dimana Allah memperkenalkan diri-Nya kepada kita. Antara lain:
1) Q.S Al-An'am ayat 1
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمٰتِ وَالنُّورَ ۖ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang, namun demikian orang-orang kafir masih mempersekutukan Tuhan mereka dengan sesuatu.
➡Dalam ayat ini dinyatakan bahwa diantara kebesaran Allah yg harus kita puji dan syukuri adalah adanya langit dan bumi, gelap dan terang. Yg mana dengan adanya tanda tersebut, orang-orang beriman akan semakin bersyukur dan mengibadahi-Nya, sementara orang yg kafir akan berpaling.
2) Q.S. Al-Kahfi ayat 1
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِىٓ أَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَل لَّهُ ۥ عِوَجَا ۜ
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;
➡Hal yg perlu kita puji dan syukuri selanjutnya adalah penurunan kitab kepada Rasul yg dengannya Allah menunjuki kita ke jalan yg lurus.
Dengan kitab ini pula, umat islam mendapat panduan sehingga tidak mudah digoncangkan. Karena Islam memang agama yg kokoh, universal, dan pegangan dalam segala bidang. (Kaamil dan Syaamil)
Karena itulah, kita lihat permusuhan dari pihak di luar Islam yg tak lain adalah karena mereka dengki, bahwa Islamlah agama yg benar, bukan agama mereka.
Dalam usaha menjalankan syariat agama kita yg indah ini, pernahkah kita merasa terbelenggu, terpenjara? Begitulah keadaannya. Karena dunia ini memang penjara bagi orang muslim dan surga bagi orang kafir.
Tetapi orang muslim akan merasakan nikmatnya menjalani hidup yg tenang, bahagia, dan sejahtera di surga nanti, insyaallah. Sementara orang kafir hanya merasakan 'surga' di dunia, yg untuk mendapatkan itu pun harus diraih dengan berlelah-lelah dan penuh pengorbanan.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ »
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim no. 2392)
Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menerangkan, “Orang mukmin terpenjara di dunia karena mesti menahan diri dari berbagai syahwat yang diharamkan dan dimakruhkan. Orang mukmin juga diperintah untuk melakukan ketaatan. Ketika ia mati, barulah ia rehat dari hal itu. Kemudian ia akan memperoleh apa yang telah Allah janjikan dengan kenikmatan dunia yang kekal, mendapati peristirahatan yang jauh dari sifat kurang.
Adapun orang kafir, dunia yang ia peroleh sedikit atau pun banyak, ketika ia meninggal dunia, ia akan mendapatkan azab (siksa) yang kekal abadi.”
(Sumber : https://rumaysho.com/11513-dunia-itu-penjara-bagi-orang-mukmin.html)
❗Jadi, bersabarlah dan jangan pernah melepaskan diri! Karena kesabaran itu akan menjadi sesuatu yg luar biasa berarti.
3) Q.S Saba' ayat 1
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى لَهُ ۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِى الْءَاخِرَةِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan segala puji di akhirat bagi Allah. Dan Dialah Yang Mahabijaksana, Mahateliti.
➡Ayat ini semakin menegaskan bahwa segala sesuatu ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya.
4) Q.S Fathir ayat 1
الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُولِىٓ أَجْنِحَةٍ مَّثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى الْخَلْقِ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan Bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
➡Segala sesuatu tak lain ada di bawah kekuasaan Allah dan pengaturan-Nya.
***
DENGAN APA MENGENAL ALLAH?
➡Kita bisa mengenal Allah melalui ayat-ayat dan makhluk ciptaan-Nya.
Di antara ayat (tanda-tanda) itu ialah adanya malam dan siang, matahari dan bulan.
➡Kemudian di antara makhluk antara lain langit, bumi, dan apa yg ada di antara keduanya.
وَمِنْ ءَايٰتِهِ الَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ ۚ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِى خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
[QS. Fussilat: Ayat 37]
➡Pada ayat ini dinyatakan bahwa kita dilarang sujud kepada matahari ataupun bulan, tetapi bersyukurlah kepada Allah yg menciptakannya. Itulah mengapa ada larangan melaksanakan shalat sunnah di waktu matahari terbit dan tenggelam, agar terhindar dari perbuatan yg nampak seperti menyembah matahari.
🍃Ayat-ayat Allah ada yg merupakan ayat yg diturunkan kepada Rasul (wahyu), yg kemudian Rasul menyampaikan kepada kaumnya.
Juga berupa ayat-ayat yg terlihat/makhluk yg terjangkau oleh pandangan mata, serta ayat (tanda-tanda) yg ada dalam diri manusia, yakni organ tubuh kita beserta seluruh fungsinya yang luar biasa.
وَفِىٓ أَنْفُسِكُمْ ۚ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
[QS. Az-Zariyat: Ayat 21]
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_______________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g



Komentar
Posting Komentar