KAJIAN UST. ABU HAIDAR - TIGA LANDASAN UTAMA (Kitab Ushulul Tsalatsah)
Senin, 28 Jumadal Tsani 1438 H. / 27 Maret 2017 M.
Bersama pemateri : Ustadz Abu Haidar As Sundawy. –hafizhahullāh–
Pukul 05.30 – 07.00 WIB
📍Bertempat di : Masjid Umar Bin Khattab, Desa Selacau Kec. Batujajar Kab. Bandung Barat
Beberapa Nama Untuk Hari Kiamat
Ke-12. Al-Ghassiyah
Artinya yang menutup.
(1). هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ
"Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?"
Disebut menutup karena pada hari itu orang-orang kafir seluruh tubuhnya ditutup dengan api neraka dari segala arah.
Ke-13. Yaumal khulud
Hari yang kekal, tidak ada akhirnya.
Disebutkan didalam Al-Qur'an surat Qaf : 34,
ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُلُودِ
"masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan."
Disebut hari Al Khulud karena seluruh manusia, jin dan dua tempat yang disediakan bagi mereka kekal selamanya, baik ahli surga dan ahli neraka.
“Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni Neraka. Mereka Kekal didalamnya." (QS. Al-Baqarah: 39)
Ahli surga maksudnya juga termasuk orang-orang yang diselamatkan dari neraka, mereka disebut Al-Jahanamiyah.
Kekal, karena sudah tidak ada kematian. Rasulullah ﷺ bersabda, "Kematian didatangkan pada bentuk kambing berkulit hitam putih, lalu seorang penyeru memanggil: Wahai penduduk surga! Mereka menengok dan melihat, penyeru itu berkata: Apakah kalian mengenal ini? Mereka menjawab: Ya, ini adalah kematian, mereka semua telah melihatnya. Kemudian penyeru memanggil: Wahai penduduk neraka! Mereka menengok dan melihat, penyeru itu berkata: Apakah kalian mengenal ini? Mereka menjawab: Ya, ini adalah kematian, mereka semua telah melihatnya, lalu disembelih diantara surga dan neraka, lalu berkata: Wahai penduduk surga, kekekalan tiada kematian setelahnya, dan hai penduduk neraka, kekekalan dan tiada kematian setelahnya..." (Shahih, diriwayatkan dibanyak kitab diantaranya Bukhari dan Muslim)
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-‘Ankabut: 64).
Ke-14. Yaumul hisab
Hari dihisab, hari penghisaban
Disebutkan dalam berbagai ayat di Al-Qur'an, diantaranya surat Sad : 26, dan Al-Ghafir : 27.
Disebut yaumul hisab karena Allah akan menghisab hamba-hamba Nya dihari itu. Imam al Qurthubi berkata, Allah akan menghitung seluruh amal makhluknya, yang baik dan buruk. Kemudian Allah hitung seluruh nikmat dan musibah yang diberikan kepada hambaNya, dan dilihat responnya. Apakah nikmat di syukuri atau dikufuri, dan apakah musibah membuat orang tersebut menjadi sabar atau malah berputus asa?
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999)
Ke-15. Al waqiah
Artinya Yang Terjadi
Ibnu kasir berkata, kiamat di sebut Al-Waqiah karena memang pasti benar-benar terjadi, yaitu berupa kehancuran seluruh alam jagad raya.
Ke-16. Yaumul Waid
Artinya hari yang dijanjikan
Firman Allah,
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْوَعِيدِ
"Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang dijanjikan." (QS. Qaf : 20)
Disebut hari yang dijanjikan karena hari tersebut memang sudah Allah janjikan kepada hambaNya dalam Al-Qur'an. Janji tersebut tidak hanya janji kehancuran dunia tetapi juga akan ada proses yang mengikutinya hingga hamba-Nya masuk kedalam surga ataupun neraka. Ini dijanjikan Allah dalam Al-Qur'an agar manusia selalu ingat bahwa setiap perbuatannya akan diperhitungkan kelak.
Ke-17. Yaumul azifah
Artinya sesuatu yang dekat
Mengapa disebut dekat padahal sudah hampir 1500 tahun sejak zaman Rasulullah ﷺ?
Terasa lama bagi kita, karena kita adalah makhluk yabg super kecil. Sesuatu yg kecil akan memandang lama terhadap masa atau waktu yg dia alami.
Misalnya seminggu menurut kita adalah waktu yang sebentar, tetapi bagi semut seminggu mungkin sudah merupakan seumur hidupnya. Maka menurut Allah yang Maha Dahsyat dan Maha Besar, kiamat tidaklah lama.
إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيدًا, وَنَرَاهُ قَرِيبًا
“Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi).” (QS. Al Ma’arij: 6-7)
Segala sesuatu yg akan terjadi, disebut dekat.
"Dan berilah mereka peringatan akan hari yang semakin dekat (hari Kiamat, yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan karena menahan kesedihan..." QS. Al-Mu'min : 18
أَزِفَتِ ٱلْءَازِفَةُ
"Telah dekat terjadinya hari kiamat." QS. An-Najm : 57
Ke-18. Yaumul jam'i
Artinya hari dikumpulkan
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِمَنْ خَافَ عَذَابَ الْآخِرَةِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمٌ مَجْمُوعٌ لَهُ النَّاسُ وَذَٰلِكَ يَوْمٌ مَشْهُودٌ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan. QS. Hud : 103
Manusia, jin dan binatang di kumpulkan disebuah padang, bernama Mahsyar (tempat berkumpul). Disana tidak ada pepohonan, bangunan, lembah, lubang, gunung maupun bukit, semua datarannya rata. Matahari sangat dekat, dan sinarnya amat panas.
Untuk apa binatang ikut dikumpulkan padahal tidak memiliki catatan amal? Adalah untuk menegakkan keadilan baik antar sesama binatang, maupun kepada manusia, setelah selesai urusannya binatang tersebut akan dikembalikan jadi tanah. Dan pada hari itu orang kafir menyesal,
إِنَّا أَنْذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah". QS. An-Naba : 40
Ke-19. Al haaqah.
Artinya Terbukti, terwujud
Ibnu katsir berkata, pada hari itu seluruh janji dan ancaman Allah akan terbukti dan terwujud.
Misalnya Sabda Rasulullah ﷺ,
مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah dalam sehari-semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim, no. 728)
Saat ini kita belum bisa melihat janji Allah tersebut, baru nanti kita akan mendapat buktinya.
____________________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
Website : hunter-unpad.blogspot.co.id
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g



Komentar
Posting Komentar