SUPER MUSLIM : Muda, Kuat, Taat Syariat
Pemateri : Ustadz Subhan Bawazier –hafidzhahullah
Tempat : Masjid Raya Unpad Jatinangor
Tanggal : 4 Rajab 1438 H/ 31 Maret 2017
***
Muslim yang super hanya untuk orang yang betul-betul beragama islam, bukan dikembalikan kepada pandangan manusia.
Kita harus berilmu bahwa setiap ibadah yang diperintahkan Allah dan Rasul, jika dilakukan sesuai dengan contoh maka pelakunya akan menjadi muslim yang super.
Dalam semua ibadah terutama dalam rukun islam, yang lima ini saja sudah cukup bisa menjadi modal untuk menjadi super muslim.
Agama islam bukan agama yang tasyabuh dan bukan agama hayalan, kita pernah punya manusia-manusia super yang langsung belajar dari manba`ul ‘ulum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang Al-Quran mengabadikannya yang tidak ada keraguan di dalamnya. Sahabat-sahabat jarir merupakan manusia biasa yang memiliki kekuatan melebihi manusia biasa.
Jika para nabi diberikan mukjizat, maka para sahabat ini diberikan kemulian karamah.
Kita bukan nabi bukan pula sahabat namun kita umat muslim yang diberik kekuatan almaunah, yaitu kekuatan yang datang dari sabar dan shalat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
واسْتَعِينُوا بِالصّبرِ و الصّلوة
(QS. Al Baqarah 45)
Mujahid yang shalih itu memenuhi masjid, menjadi orang yang hebat setelah shalat memiliki karakter penghuni surga. Indonesia pernah memiliki manusia-manusia super, seperti Hadratusy-syaikh Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan A. Hasan. Tapi anak-anak muda jaman sekarang lebih hapal pahlawan-pahlawan super khayalan orang kafir. Para pahlawan-pahlawan ini telah membebaskan kita dari penjajahan orang-orang kafir dengan organisasinya, kita boleh mengikuti mereka tapi organisasi yang mereka buat bukan untuk perpecahan, karena mereka manusia-manusia super yang memegang ayat :
إنّ الدِّينَ عِندَ الله الإسلام
(QS. Ali Imran 19)
Kita tinggal di negeri yang mengaharuskan berorganisasi untuk mencapai sebuah jenjang, tapi jangan organisasikan islam, kita bawa bendera Islam, karena Allah yang mengatakan :
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
(QS. Ali Imran 85)
Muslim yang super jika melihat seseorang mampu berbuat kebaikan, ia justru bersyukur kepada Allah. Karena ia tau peletakan iri dan hasad pada tempatnya. Ketika ada yang mampu berbuat kebaikan dengan harta kita boleh iri, ketika ada orang-orang yang mampu menebarkan ilmunya kita boleh iri.
Kita harus mulai belajar, jadilah bak perkataan “jika ada 1000 orang berbuat baik untuk indonesia dialah 1 orang dari yang 1000 tsb. Kalaupun cuma ada 10 orang pun dia 1 dari yang 10 tsb, tapi jika tidak ada sama sekali yang berbuat baik maka demi Allah, saya menjadi 1 orang yang akan berbuat baik untuk indonesia” itulah bangsa Indonesia.
Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi menjadi bagian dari kesempurnaan inilah fitroh manusia super-the super muslim.
tidak pernah diwarnai namun mewarnai, bergaul dengan semua kalangan, memiliki karakter penghuni surga di tengah-tengah lingkungan yang tidak islami, namun ia mengerti bahwa ia mengemban agama yang sempurna dan ia mengerti bagaimana mensosialisasikannya. Islam ini agama yang tidak memaksakan. Mengajak manusia berbicara sesuai dan sebatas pemahamannya, tidak hanya mengandalkan qaalallah wa qaalar-rasul. Karena berdakwah itu ada aturan mainnya.
Tingkah laku kita juga harus bisa dipandang. Super muslim memprioritaskan tingkah laku untuk berdakwah sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan
و لكم في رسول الله أسوة حسنة
“dan sungguh telah ada bagi kalian pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik”
Super muslim adalah orang yang kuat cintanya kepada Allah, bukan orang yang terbebas dari dosa, tapi hanyalah manusia biasa yang sering melakukan kesalahan. Ketika ia berbuat salah, ia adalah orang yang paling cepat bertaubat.
Pemuda muslim yang super harus memiliki fisik yang kuat. Fisik yang kuat memiliki keterkaitan dengan mental yang kuat. Jangan sampai kita memiliki mental yang lemah, terutama dalam menyikapi semangat berjihad. Jihad memiliki standar.
Jihad adalah puncaknya agama. Jihad bukan hanya berperang, tapi jika pemuda sampai berlatih memanah, itu adalah sunnah Rasulullah Shallahu'alaihi wasallam.
Menjadi super muslim harus menyingkirkan penyebab lemahnya iman. Karena iman kita naik turun. Agar iman kita stabil, maka kita harus :
- Senantiasa ikhlas
- menjauhi kesyirikan
- senantiasa berdzikir
- bermanfaat bagi orang lain
- tidak lemah karena masa lalu dan karena pasangan hidup, yakin bahwa al-‘amal bi khowatimiha (amal itu tergantung akhirnya)
- terhadap firman Allah dan ucapan rasul sami’na wa atho’na (mendengar dan taat)
-menuntut ilmu.
Hal-hal di atas, telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat seperti Umar bin Khatab, Khalid bin Walid, Abu Bakar Radiyallahu'anhu.
#ResumeKajian
____________________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
Website : hunter-unpad.blogspot.co.id
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g
Tempat : Masjid Raya Unpad Jatinangor
Tanggal : 4 Rajab 1438 H/ 31 Maret 2017
***
Muslim yang super hanya untuk orang yang betul-betul beragama islam, bukan dikembalikan kepada pandangan manusia.
Kita harus berilmu bahwa setiap ibadah yang diperintahkan Allah dan Rasul, jika dilakukan sesuai dengan contoh maka pelakunya akan menjadi muslim yang super.
Dalam semua ibadah terutama dalam rukun islam, yang lima ini saja sudah cukup bisa menjadi modal untuk menjadi super muslim.
Agama islam bukan agama yang tasyabuh dan bukan agama hayalan, kita pernah punya manusia-manusia super yang langsung belajar dari manba`ul ‘ulum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang Al-Quran mengabadikannya yang tidak ada keraguan di dalamnya. Sahabat-sahabat jarir merupakan manusia biasa yang memiliki kekuatan melebihi manusia biasa.
Jika para nabi diberikan mukjizat, maka para sahabat ini diberikan kemulian karamah.
Kita bukan nabi bukan pula sahabat namun kita umat muslim yang diberik kekuatan almaunah, yaitu kekuatan yang datang dari sabar dan shalat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
واسْتَعِينُوا بِالصّبرِ و الصّلوة
(QS. Al Baqarah 45)
Mujahid yang shalih itu memenuhi masjid, menjadi orang yang hebat setelah shalat memiliki karakter penghuni surga. Indonesia pernah memiliki manusia-manusia super, seperti Hadratusy-syaikh Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan A. Hasan. Tapi anak-anak muda jaman sekarang lebih hapal pahlawan-pahlawan super khayalan orang kafir. Para pahlawan-pahlawan ini telah membebaskan kita dari penjajahan orang-orang kafir dengan organisasinya, kita boleh mengikuti mereka tapi organisasi yang mereka buat bukan untuk perpecahan, karena mereka manusia-manusia super yang memegang ayat :
إنّ الدِّينَ عِندَ الله الإسلام
(QS. Ali Imran 19)
Kita tinggal di negeri yang mengaharuskan berorganisasi untuk mencapai sebuah jenjang, tapi jangan organisasikan islam, kita bawa bendera Islam, karena Allah yang mengatakan :
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
(QS. Ali Imran 85)
Muslim yang super jika melihat seseorang mampu berbuat kebaikan, ia justru bersyukur kepada Allah. Karena ia tau peletakan iri dan hasad pada tempatnya. Ketika ada yang mampu berbuat kebaikan dengan harta kita boleh iri, ketika ada orang-orang yang mampu menebarkan ilmunya kita boleh iri.
Kita harus mulai belajar, jadilah bak perkataan “jika ada 1000 orang berbuat baik untuk indonesia dialah 1 orang dari yang 1000 tsb. Kalaupun cuma ada 10 orang pun dia 1 dari yang 10 tsb, tapi jika tidak ada sama sekali yang berbuat baik maka demi Allah, saya menjadi 1 orang yang akan berbuat baik untuk indonesia” itulah bangsa Indonesia.
Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi menjadi bagian dari kesempurnaan inilah fitroh manusia super-the super muslim.
tidak pernah diwarnai namun mewarnai, bergaul dengan semua kalangan, memiliki karakter penghuni surga di tengah-tengah lingkungan yang tidak islami, namun ia mengerti bahwa ia mengemban agama yang sempurna dan ia mengerti bagaimana mensosialisasikannya. Islam ini agama yang tidak memaksakan. Mengajak manusia berbicara sesuai dan sebatas pemahamannya, tidak hanya mengandalkan qaalallah wa qaalar-rasul. Karena berdakwah itu ada aturan mainnya.
Tingkah laku kita juga harus bisa dipandang. Super muslim memprioritaskan tingkah laku untuk berdakwah sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan
و لكم في رسول الله أسوة حسنة
“dan sungguh telah ada bagi kalian pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik”
Super muslim adalah orang yang kuat cintanya kepada Allah, bukan orang yang terbebas dari dosa, tapi hanyalah manusia biasa yang sering melakukan kesalahan. Ketika ia berbuat salah, ia adalah orang yang paling cepat bertaubat.
Pemuda muslim yang super harus memiliki fisik yang kuat. Fisik yang kuat memiliki keterkaitan dengan mental yang kuat. Jangan sampai kita memiliki mental yang lemah, terutama dalam menyikapi semangat berjihad. Jihad memiliki standar.
Jihad adalah puncaknya agama. Jihad bukan hanya berperang, tapi jika pemuda sampai berlatih memanah, itu adalah sunnah Rasulullah Shallahu'alaihi wasallam.
Menjadi super muslim harus menyingkirkan penyebab lemahnya iman. Karena iman kita naik turun. Agar iman kita stabil, maka kita harus :
- Senantiasa ikhlas
- menjauhi kesyirikan
- senantiasa berdzikir
- bermanfaat bagi orang lain
- tidak lemah karena masa lalu dan karena pasangan hidup, yakin bahwa al-‘amal bi khowatimiha (amal itu tergantung akhirnya)
- terhadap firman Allah dan ucapan rasul sami’na wa atho’na (mendengar dan taat)
-menuntut ilmu.
Hal-hal di atas, telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat seperti Umar bin Khatab, Khalid bin Walid, Abu Bakar Radiyallahu'anhu.
#ResumeKajian
____________________
©Hunter Unpad 2017
Line@ ID : @vql7648g
Website : hunter-unpad.blogspot.co.id
https://line.me/R/ti/p/%40vql7648g



Komentar
Posting Komentar