TANYAKAN HATI : Sudahkah kita cinta kepada-Nya?
Allah tidak menginginkan hubungan Dia dengan hamba-Nya dibangun diatas keterpaksaan, karena keterpaksaan landasannya adalah kebencian.
Allah Ta'ala berfirman,
لَا إكْرَاه فِي الدِّين قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْد مِنْ الْغَيّ
“Tidak ada paksaan dalam memeluk agama. Sungguh telah jelas antara kebenaran dan kesesatan” (QS. Al Baqarah: 256)
yang Allah inginkan adalah masuk islam dengan keridhaan, maka doa yang harus dibaca setiap pagi dan sore
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad ﷺ sebagai nabi.”
Maka ketika perintah Allah dilandaskan dengan cinta, semua menjadi mudah. Rasulullah ﷺ berkata pada bilal "Bangunlah wahai Bilal, tentramkanlah hati kami dengan shalat"
Bagi Rasulullah ﷺ dan para shahabat Radiyallahu'anhum, sholat membawa ketentraman pada diri mereka.
Ingat! Tanamkan dalam diri bahwa Allah tidak membutuhkan ibadah kita.
Allah tidak butuh kamu jadi muslim, Allah tdk butuh kamu ke masjid, Allah tidak butuh ibu-ibu mengenakan hijab.
Andaikata seluruh umat ini hatinya seperti Rasulullah ﷺ, apa kata Allah? "Tidak akan menambah kerajaan Ku sedikit pun."
Lalu Allah katakan, Andaikata semuanya makhluk yang Allah ciptakan berada ditingkat kejahatan orang yang hatinya paling jahat, masjid di muka bumi tidak ada isinya, makkah dan madinah kosong, itu tidak akan mengurangi kerajaan-Nya sedikit pun.
Yang membuat kita berat beribadah adalah karena kecintaan kita pada Allah kurang.
Dari Anas, dari Nabi ﷺ beliau bersabda: “Tiga hal, barangsiapa memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman. yaitu) menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya ia jika dilempar ke dalam api neraka.”
Lihatlah bilal yang disiksa, ditimpakan batu besar dalam terik matahari yang menyengat, namun yang keluar dari lisannya hanyalah "Ahad...Ahad..."
Lihatlah Abu bakar Ash-shiddiq Radhiallahu'anhu ketika berhijrah bersama Rasulullah ﷺ, setelah membeli susu dari penggembala kambing, Abu bakar menyodorkan susu tersebut kepada Rasulullah ﷺ, kemudia beliau minum susu tersebut sampai Abu bakar kenyang.
Yang minum susu siapa? Rasulullah ﷺ.
Yang kenyang siapa? Abu bakar.
Kok bisa? Cinta.
Seorang ibu, ketika melahirkan sakitnya luar biasa. tapi ketika anaknya lahir tersenyum.
Kok bisa? Cinta.
dengan cinta, seseorang akan rela berkorban.
Maka menjadi muslim tanpa rasa cinta pada Allah dan Rasul-Nya, hidup akan susah.
Kenapa kita mencintai Allah?
Karena dua hal : 1. Karena Allah itu indah, 2. Karena Allah itu baik pada kita
Allah indah, lebih indah dari seluruh keindahan di dunia ini. fitrah manusia mencintai yang indah, dan Allah lebih indah daripada semua yg pernah kita lihat sehingga di surga, kenikmatan terbesar adalah melihat wajah Allah Ta'ala.
Allah Ta'ala itu baik, kita lihat tubuh kita: kaki bisa jalan, bisa bernafas. Tidak ada yang lebih baik kepada kita daripada Allah, semua dikasih gratis.
Bukti cinta kita kepada Allah Subhaanahu wata'ala:
1. Harus ada rasa pengagungan dalam jiwa kepada Allah. artinya pengagungkan ini membuat kita mendahulukan Allah diatas segala-galanya dan membenci sesuatu yang menistakan Nya.
2. Akan taat dan patuh kepada semua yang diinginkan kekasihnya.
Nabi Yahya 'Alaihissalam, kepalanya dipenggal dan dihadiahkan kepada seorang pelacur, karena pelacur ini menjadikan kepala Nabi Yahya 'Alaihissalam sebagai syarat menikah kepada seorang laki-laki.
Maka jika cinta, apaaa saja yang diminta kekasihnya, diturutin.
Kita udah begitu belum sama Allah?
syiar seorang muslim itu :
وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَ
Ada kisah menarik ketika Nabi ﷺ memerintahkan para shahabatnya untuk tidak sholat ashar sampai masuk kampungnya Bani Quraizah, maka terjadi perdebatan, ada yang bilang itu berarti Rasulullah mengharapkan agar bergerak dengan cepat, namun sebagian lain tetap teguh dengan perintah Rasulullah sehingga mereka sholat habis isya. Inilah salah satu bentuk ketaatan pada Rasulullahﷺ.
Nabi ﷺ bersabda,
كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى، قيل ومن يأبى يا رسول الله؟! قال: من أطاعني دخل الجنة، ومن عصاني فقد أبى
“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga“ H.R Bukhari)
Ya kita tanya saja pada diri, apakah kita termasuk orang-orang yang mau masuk surga atau tidak?
3. Akan mendatangi rumah Allah.
Kalau kamu cinta pada seseorang akan rindu dan sering datang ke rumahnya. ingat salah satu dari 7 golongan yang akan mendapat naungan dari Allah adalah orang yang hatinya bergantung di masjid.
Masjid itu baitullah dan rumah orang yang bertaqwa. di zaman Rasulullah, para shahabat suka tidur di masjid. Sementara sekarang dimana-mana ditulis dilarang tidur di masjid bahkan rebahan saja tidak boleh. Padahal masjid itu milik Allah.
Apakah orang munafiq sholat di masjid? Ya. Namun hati mereka berat untuk ke masjid.
4. Dzikrullah. senang berzikir, senang menyebut nama Allah. Kalau cinta itu dengar namanya disebut, hati langsung bergetar.
dalam 24 jam anda hitung, berapa kali anda berzikir?
Nabi ﷺ bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).” (HR. Bukhari no. 6970)
Dua orang shahabat datang kepada Rasulullah ﷺ “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syari’at Islam amat banyak. Perintahkanlah padaku suatu amalan yang bisa kubergantung padanya.” “Hendaklah lisanmu selalu basah untuk berdzikir pada Allah,” jawab beliau.
Nabi ﷺ bersabda,
كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)
5. Mengajak orang kepada Allah, mendakwahkan Allah kepada orang.
ilmu itu bukan untuk wawasan tetapi untuk diterapkan.
6. Mencintai ucapan Allah, Al-Qur'anil kariim.
kata Utsman bin Affan Radhiyallahu'anhu "kalau hati kalian bersih, kalian tidak akan pernah puas membaca Al-Qur'an."
Al-Qur'an ini adalah surat cinta dari Allah kepada manusia. Umat islam tidak akan pernah jaya, kecuali mereka kembali kepada Al-Qur'an
عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَلَ: قَلَ رَسُوْلُ اللّٰهِ عَلَيْهَ وَسَلَّمَ : اَنّ اللّٰهَ يَرْ فَعُ بِهَذَ الْكِتَابِ أقْوَاماً وَيَضَعُ بِهِ آخَرِيْنَ.
“Dari Sayyidina Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu, Baginda Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya Allah Subhaanahu wata’ala mengangkat derajat beberapa kaum dengan Al-Qur’an ini dan merendahkann yang lain dengannya pula.” H.R. Muslim)
berapa kali kita dipanggil oleh Allah "wahai orang2 beriman", tapi kita tidak sadar?
Suatu peraturan yang tidak kita pahami akan kurang bermanfaat bagi kita.
7. Rindu datang ke Baitullah, ke Makkah.
Bangun rumah tidak wajib, punya mobil tidak wajib, tapi kalau mati dalam kondisi belum haji akan ditanya. kamu punya rumah, yang harganya cukup buat haji sekian orang, kenapa tidak haji?
Allah mewajibkan haji atas umat manusia bagi yang mampu. mampu itu apa? ada yang mengatakan adanya bekal dan kendaraan. Dulu di afrika, haji itu 7 tahun. 6 tahun pulang-pergi, 1 tahun mekkah-madinah, semua dilakukan dengan berjalan kaki.
Maka kalau cinta pada Allah buktikanlah.
8. Ridho dengan takdirNya.
Jangan sampai kalau kena musibah malah menyalahkan Allah.
9. Sholat malam
Ingat ini waktu spesial dengan Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda,
يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758).
Istri silah bin assiyam pernah berkata, aku bingung dengan orang yang tidur panjang pada malam hari, padahal nanti di kuburan akan tidur lama.
Maka tinggalkan tempat tidur, sholat malamlah walau hanya 3 rakaat.
9. Ingin berjumpa dengan Allah, melihat wajah Allah.
Diantara doa Nabi ﷺ adalah
وَأَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ
"Dan aku memohon kepadaMu kelezatan memandang wajahMu, dan kerinduan untuk berjumpa denganMu" (HR An-Nasaai, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
10. Memberi manfaat kepada orang lain
Rasulullah ﷺ bersabda:
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” HR. Ahmad)
Apa yang telah kamu berikan pada negerimu?
Pernahkan kamu mendoakan negerimu?
jangan meremehkan doa. doa memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.
Allah Berfirman: “Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60)
Sebagian orang doanya tidak pernah keluar dari pagar rumahnya, yang didoakan hanya dirinya, anaknya, dan istrinya.
Al fudhail bin iyyat pernah berkata "andaikata aku memiliki satu doa mustajab, akan aku jadikan untuk penguasa." kenapa? karena kalau pemimpin shaleh, negeri akan makmur dan rakyat akan tentram.



Komentar
Posting Komentar